PELAIHARI, banuapost.co.id– Program Manunggal Tuntung Pandang (MTP) yang digagas Pemkab Tanah Laut (Tala) di desa secara berkesinambungan setiap pekannya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakatnya.
Selain pelayanan administrasi kependudukan dan kesehatan secara gratis masing-masing instansi, juga pasar murah.
Untuk yang terakhir ini tak ditampik Norsidah (37), seorang ibu rumah tangga warga Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, yang merasa terbantu dengan pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) Tala, Jumat (3/6).
“Dengan senang hati kami meminta kalau bisa ke depannya diadakan lagi. Biasanya kita mendapatkan minyak goreng (migor) harga di pasaran Rp 22.000, Kalau di pasar murah ini kita dapat dengan harga Rp 20.000 per liter,” katanya.
Sementara menitir Penyuluh Perindustrian dan Perdagangang sub Kordinator Distribusi Perdagangan Diskopdag Tala, Mirna Fahrina, kegiatan pasar murah ini salah satunya menjual migor kemasan murah satu liter sebanyak 50 dus untuk dijual dengan harga murah dalam rangka mendukung kegiatan MTP.
Bekerja sama dengan PT Sime Derby Oils Pulau Laut Refinery cabang Gambut, minyak goreng dibeli langsung di produsennya, Sehingga dapat dijual ke masyarakat dengan harga murah, yaitu Rp 20.000 per liternya,.
“Tujuannya agar masyarakat mendapatkan migor dengan harga yang murah. Karena pada saat ini, meski migor tidak langka, namun harganya masih tinggi,” ujar Mirna. (ril/foto: diskominfo)