PELAIHARI, banuapost.co.id– Ratusan pemancing ambil bagian dalam lomba memair, memancing tradisional Banjar, di Desa Sambangan, Kecamatan Bati Bati, Tanah Laut (Tala), Lomba ini dalam rangka penggalangan dana untuk perluasan Mesjid Raudatul Muttaqin di Desa Sambangan, Minggu (18/9).
Peserta lomba ini berdatangan dari berbagai kota di Kalimantan Selatan dengan ditarik biaya pendaftaran Rp80 ribu per orang. Joran yang digunakan bambu dan fiber yang panjangnya mencapai delapan meter.
Para pemair, (sebutan untuk pemancing tradisional ini, bebas memilih spot diinginkan yang disiapkan panitia di areal sepanjang sekitar 2,7 kilometer. Dengan target ikan gabus.
Peserta yang berhasil mendapatkan gabus terberat berhak atas hadiah Rp 10 juta. Bahkan peserta yang beruntung, dapat membawa pulang satu unit motor matic sebagai hadiah utama doorprize.
Panitia juga menyediakan hadiah doorprize lainnya, seperti dispenser, magic com, kipas angin, kompor gas fortable dan peralatan memancing.
Menuut Indah, Sekretaris Desa Sambangan, lomba memair ini bertujuan untuk menggalang dana perluasan masjid di Desa Sambangan. Selain dari uang pendaftaran, dana untuk perluasan Masjid Raudatul Muttaqin diperoleh dari warung amal dan parkir.
“Selain mengumpulkan dari uang pendaftaran, dana untuk masjid di desa kami ini juga dikumpulkan dari warung amal dan parkir,” ujarnya.
Hatni, Ketua panitia penyelenggara lomba memair, membenarkan acara ini digelar untuk kegiatan amal perluasan masjid satu-satunya di Desa Sambangan.
Untuk kegiatan ini, menurut Hatni, panita melakukan pengamanan lokasi selama dua bulan untuk menghindarkan masuknya pemancing maupun penyetrum ikan.
“Lokasi kami jaga dari orang-orang yang biasa masuk untuk memancing atau menyetrum ikan, karena lahan ini milik pribadi warga kami,” kata Hatni.
Salah seorang peserta asal Kota Pelaihari, mengakui spot yang disediakan panitia sangat bagus. Selain luas, juga banyak pepohonan untuk berteduh.
“Spotnya bagus, tinggal keberuntungan saja lagi bagi para peserta,” kata lelaki yang akrab dipanggil Kopral itu.
Berdasarkan data terakhir panitia, jumlah peserta lomba memair ini diikuti 950 pemancing dari beberapa kota di Kalsel. (zkl/foto: zul yunus)