BANJARMASIN– Universitas Islam Kalimantan (Uniska) mewisuda sedikitnya 1.360 sarjana dari berbagai disipilin ilmu di Gedung Sultan Suriansyah, Kamis (20/12).
Wisuda ke-39 sejak berdirinya lembaga pendidikan yang mengambil nama salah satu ulama besar, Muhammad Arsyad Al Banjary, dengan karyanya yang mendunia, Sabilal Muhtadin, yakni FISIP, FKIP, FE, FP, FSI, FKM, FT, FH dan FTI.
Berhadir dalam wisuda, Koordinasi Pimpinan Daerah Pemprov Kalsel, para Lembaga Pendidikan Tinggi atau yang mewakili, Wakil Walikota Banjarmasin, Ketua Yayasan Uniska, rektor dan seluruh dosen.
Gubernur Kalsel, H SahbirinNoor, dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada wisudawan wisudawati , baik jenjang pendidikan S1 maupun S2.
Menurut Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, semoga momentum ini makin memantapkan Uniska dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan berlandaskan iman dan takwa kepada Allah SWT.
“Semoga semakin mantap juga kesiapan para wisudawan dan wisudawati dalam mengamalkan dan mendedikasikan ilmu yang didapat selama berkuliah di Uniska,” imbuh Paman Birin.
Di negara dan bangsa manapun, sambung Paman Birin, pendidikan selalu menjadi ujung tombak kemajuan dan perubahan. Agama pun juga memandang pendidikan sebagai kebutuhan yang tidak boleh diabaikan.
“Bahkan dalam Islam mengajarkan umatnya, tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat,” tandasnya.
Begitupun masalah pendidikan bagi pemerintah, Paman Birin kembali mengutip pesan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tahun-tahun ke depan.
Pemerintah konsen dengan kualitas sumber daya manusia. Begitupun dengan Pemprov Kalsel, tentu menyambut sinergis dengan apa yang menjadi harapan pemerintah.
“Namun demikian, keinginan pemprov tentu bergantung kepada seluruh perguruan tinggi, khususnya Uniska Muhammad Arsyad Al Banjary,” pungkasnya. (rah/foto: hum)