PELAIHARI, banuapost.co.id– Kecelakaan merenggut korban jiwa kembali terjadi di ruas jalan Trans-Kalimantan, Selasa (19/9) malam. Kali ini sepeda motor adu banteng dengan truk, hingga dua nyawa melayang.
Peristiwa yang merenggut korban jiwa dua pengendara motor ini terjadi sekitar pukul 19:20 Wita tepat di depan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (Man IC) Pelaihari atau sekitar 8 kilometer dari ibu kota kabupaten Tanah Laut.
Insiden berawal dari melajunya kendaraan jenis matic vario DA 6638 LAS dikendarai Muhammad Raju berboncengan dengan Ihwan Kurniawan dari arah kota Pelaihari. Saat berada di lokasi kejadian, motor yang dikendarai warga Kecamatan Bati-Bati itu, melambung ke kanan.
Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, meluncur truk DA 8281 CY yang dikemudikan M Yusuf, warga Kabupaten Balangan, tidak dapat menghindar lagi akibat motor yang dikendarai kedua korban melambung ke jalur kanan.
Akibat benturan yang cukup keras, tidak hanya motor yang mengalami kerusakan berat, tapi kedua nyawa pengendara ikut melayang.
Muhammad Raju Warga Jalan Kamajaya, Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, meninggal di tempat akibat menderita luka dibagian kepala. Sedang Ihwan Kurniawan, menghembuskan nafas saat dalam perawatan di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
Kasat lantas Polres Tala, Iptu Dewi Febriani, membenarkan tengah menangani insiden kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor tersebut.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan beberapa keterangan saksi, insiden tabrakan itu terjadi akibat motor yang dikendarai korban melambung agak ke kanan jalan,” katanya.
Sementara, truk yang dikemudikan M Yusuf, Warga Kabupaten Balangan, hanya mengalami rusak di bagian bemper sebelah kanan.
Kedua korban pada malam itu juga dibawa keluarga masing-masing ke rumah duka.
Berdasarkan data dari Jasaraharja, sampai saat ini ada 46 korban yang meninggal akibat kecelakaan lalulintas di wilayah Tala dan 57 korban mengalami luka-luka dari ringan sampai berat. (zkl/foto: ist)