JAKARTA, banuapost.co.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Baiman Banjarmasin diresmikan Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas bersamaan dengan 16 MPP lainnya dari berbagai kota di Indonesia, Kamis (7/3).
Menteri PAN RB mengharapkan semua kota yang telah memiliki MPP dapat meningkatkan mutu pelayanannya dengan memanfaatkan platform digital.
“Kalo bapak punya tim digital yang bagus, langsung lompat ke MPP Digital,” ujar Azwar Annas.
Menurutnya, pengembangan pelayanan publik berbasis digital yang terintegrasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terlebih saat ini digitalisasi merupakan sebuah tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang lebih user-friendly.
Ia pun berharap, kedepan seluruh penyelenggara MPP dapat memanfaatkan platform MPP Digital, sehingga nantinya akan menjadi bagian dari pelayanan terintegrasi yang ada dalam Portal Pelayanan Publik.
“Dengan MPP Digital yang telah terintegrasi dengan basis data pemangku layanan, masyarakat dapat mengakses layanan kapan saja dan dimana saja tanpa perlu mengisikan data secara berulang,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang berkesempatan hadir langsung, turut mengucap syukur atas diresmikannya MPP Baiman Banjarmasin oleh Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas.
Lantas, Ia berharap dinas terkait dapat terus menindak lanjuti arahan Presiden melalui Menpan RB tersebut.
“Mudah-mudahan MPP kita ini bisa melayani warga dengan sebaik-baiknya, yakni mudah dan cepat,” harap Ibnu.
Menyikapi MPP Digital, ujar Ibnu, kini Kota Banjarmasin sudah memiliki aplikasi Banjarmasin Pintar yang sudah terhubung dengan beberapa pelayanan.
“Sementara kita sudah mempunyai aplikasi Banjarmasin Pintar yang sudah berintegrasi dengan Smart City Banjarmasin jadi tinggal digabung saja,” tutupnya.
Untuk diketahui, 16 MPP lain yang juga diresmikan secara serentak selain milik Pemko Banjarmasin antara lain, milik Pemerintah Kota Medan, Sukabumi, Tegal, Probolinggo, Kabupaten Siak, Seluma, Sarolangun, Bangka, Mesuji, Banjarnegara, Katingan, Lamandau, Sukamara, Gowa, Luwu dan Wonosobo.
Dengan diresmikannya 17 MPP tersebut, maka saat ini telah tersedia 192 MPP di seluruh Indonesia. (ril/foto: ist)