BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kapal perang milik RI, KRI Fatahillal 361, yang sandar di Pelabuhan Trisakti sejak Rabu (6/2) malam, menggelar open ship atau terbuka untuk dikunjungi masyarakat.
“Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung salah
satu kapal perang yang dimiliki Indonesia, bisa datang berkunjung mulai hari
ini, Kamis dan Jumat besok. Mulai pukul 08:00 – 18:00 Wita,” ujar Kolonel
Laut (P) Widjayanto dalam rilisnya yang diterima redaksi banuapost.co.id, Kamis (7/2).
Menurut Danlanal Banjarmasin ini, kapal perang jenis
perusak kawal berpeluru kendali, bisa sandar di Trisakti tidak lepas dari
perkembangan kemajuan Alur Barito.
“Berkat kemaajuan Alur Barito, kapal-kapal berukuran
besar bisa singgah di Banjarmasin,”
tandas Widjayanto.
KRI Fatahilah 361 merupakan sebuah korvet yang dibuat galangan kapal Wilton-Fijenoord, Schiedam,
Belanda pada 1979, khusus untuk TNI AL.
Kapal yang mengemban tugas sebagai armada pemukul, punya
kemampuan anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti pesawat udara.
Sementara Direktur Utama PT Ambapers, Syaiful Adhar,
mengatakan, sejak dikelola secara profesional pihaknya, Alur Barito sudah bisa
dilayari selama 24 jam.
“Berbeda dengan dulu yang hanya bisa dilalui 8 jam
per hari oleh kapal-kapal yang ingin sandar atau keluar dari Pelabuhan
Trisakti,” kata Syaiful Adhar.
Menurut Syaiful Adhar, sejak dilakukan pengerukan dan uji
coba pada 2009 lalu, Alur Barito bisa dilalui kapal-kapal besar, termasuk saat
titik terendah air surut di Sungai Barito.
Kondisi demikian tak ditampik Syaiful Adhar tidak lepas
dari kerja jajaranya yang menggerakan kapal keruk setiap hari. Serta melakukan
survey kedalaman dan pasang surut sebulan sekali.
Upaya itu dilakukan PT Ambapers sebagai pengelola tol
sungai satu-satunya di Indonesia, untuk mendukung jalur distribusi logistik
nasional.
“Kami terus berkomitmen menjaga Alur Barito agar
bisa dilayari. Termasuk kapal-kapal besar, seperti halnya KRI Fatahilah 361,”
tandasnya.
Begitupun soal open ship salah satu alutista yang dimiliki Indonesia ini, menurutnya bisa menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap NKRI. (emy/foto: ist)
