BANJARMASIN, banuapost.co.id– Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), memaparkan keberhasilan pemerintah pusat dalam bidang kesehatan, desa dan pendidikan, dalam diskusi di Mahligai Pancasila, Rabu (6/3).
Forum yang digagas Kantor Staf Presiden dan Kementerian
Komunikasi dan Informatika, melibatkan narasumber seperti pengamat kesehatan, M Rudiansyah.
Kemudian Deputi Bidang koordinasi Penanggulangan Kemiskinan
dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, TB .Ahcmad Choesni, Staf Ahli Menteri Bidang
Aksebilitas Sosial Kemensos, Marjuki, dan Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar
Desira.
“FMB9 ini merupakan ruang diskusi untuk media dalam
menyampaikan isu-isu strategis dan capaian pemerintah,” jelas Direktur Pengelolaan Media Kemenkominfo, Siti
Meiningsih.
Pelayanan dasar pada pemerintahan, lanjut Siti, terdapat
tiga indikator. Yakni ketersediaan dan kemudahan akses ke Rumah Sakit Bersalin,
Apotek dan juga SMA sederajat.
Sementara menurut Nurul Fajar Desira, Kalsel merupakan
daerah yang memperhatikan kemudahan akses dalam menjangkau pelayanan dasar.
“Kami terus berupaya memudahkan akses pelayanan
dasar untuk masyarakat,” tegas Kepala Bappeda Kasel itu.
Karena pelayanan dasar, sambung Fajar, sesuai dengan visi
misi gubernur untuk menciptakan Kalsel cerdas, sehat dan membangun daerah dari
lingkup pedesaan.
Meski data BPS 2018 presentase angka kemiskinan di Kalsel
masih berada di bawah persentase jumlah angka kemiskinan nasional (9,66 persen),
tetapi secara regional berada di posisi terendah dibandingkan daerah lainnya,
yakni 4,65 persen.
“Bahkan hingga sekarang inpun, pemprov terus berupaya menurunkan angka tersebut. Salah satunya mengembangkan pembangunan dari tingkat pedesaan,” pungkasnya. (dvi/foto: hum)
