TANJUNG, banuapost.co.id–
Meski libur nasional memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, Kamis
(7/3), Anggota Kodim 1008/Tanjung yang tergabung dalam Satgas TMMD Hayup,
Kecamatan Haruai, tetap bekerja.
Di bawah teriknya mentari, mereka menyelesaikan pekerjaan
pembangunan fisik berupa pengerasan jalan yang akan menjadi jalan utama. Sehingga
selalu dilalui warga.
Sebelumnya, jalan hanyalah setapak yang disaat turun
hujan, jalan menjadi licin, becek dan susah dilalui.
Menurut Danki Satgas TMMD Hayup, Kapten Inf Pasidi, dengan
semangat gotong-royong dan saling menolong, saling menghargai dan saling merasa
memiliki, semua pekerjaan berat bisa diselesaikan dengan baik.
“Semangat gotong royong masih terasa di desa. Karenanya,
pekerjaan beratpun akan terasa lebih ringan,” ujarnya.
Hampir semua warga, baik lelaki dewasa, turut serta dalam
mengerjakan semua pekerjaan fisik di hari ke-10 ini.
Sementara menurut Majid, warga Desa Hayup, mayoritas
warga bekerja sebagai petani. Sedang jalan yang tengah dibangun, akses utama untuk pergi ke kebun ataupun
mengangkat hasil kebun.
“Sebelumnya jika musim hujan, kami kesulitan
mengangkut hasil pertanian karena jalanya becek,” jelasnya.
Namun setelah adanya program TMMD, lanjut Majid, jalan
menjadi lebih lebar dan aman dilewati.
Jalan baru tersebut, selain mempersingkat jarak tempuh,
kondisi jalannya pun juga lebih nyaman dan tidak becek. (her/foto: herry)
