JAKARTA– Pemprov Kalsel bergerak cepat dalam mendorong dan membangun infrastruktur strategis untuk kepentingan masyarakat.
Sehubungan dengan itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memohon doa kepada para alim ulama, tokoh agama dan segenap komponen masyarakat agar pembangunan Kalsel dapat tercapai, seperti apa yang telah diharapkan.
Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi dengan Karukunan Bubuhan Banjar (KKB) se Dunia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (30/6).
“Mohon doa dan dukungan agar pembangunan di Kalsel berjalan lancar sesuai dengan target yang telah direncanakan,” katanya.
Menurut gubernur, ada beberapa target pembangunan yang saat ini masih dalam persiapan maupun telah masuk proses pembangunan.
Pembangunan itu antara lain, pengembangan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Sport Center, dan pembangunan jalan bebas hambatan.
Sememntara di bidang ekonomi daerah, Pemprov Kalsel akan terus berusaha mengoptimalkan potensi- potensi baru di luar sektor pertambangan
Sektor itu, seperti pertanian, kehutanan, perikanan; industri pengolahan non migas, perdagangan; penyediaan akomodasi, industri makanan minuman; dan transportasi serta pergudangan.
“Pembangunan infrastruktur seperti jalan bebas hambatan yang menghubungkan Banjarbaru dan Tanah Bumbu, akan sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat, Jalan itu akan lebih menghemat waktu dari 7 jam menjadi 2,5 jam,” jelasnya.
Bahkan, lanjut Paman Birin, Kalsel menjadi salah satu fokus pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.
“Sekarang ini kita diminta untuk menanam seluas lahan 750 hektare yang selama ini lahan tersebut tidak produktif,” katanya.
Sebelumnya, Tokoh Banjar, Hamidan, dalam silarurahmi dengan KKB mengatakan, semua warga Banjar di Jabodetabek menginginkan informasi tentang sejauh mana perkembangan pembangunan Kalsel saat ini. (fah/bdm/foto: hum)
