BANJARBARU– Setelah 16 hari beroperasi sejak 7 Juni lalu, Bandara Syamsudin Noor menutup layanan posko terpadu angkutan lebaran 2018, Senin (25/6).
Penutupan posko digelar dengan melaksanakan apel yang melibatkan panitia dan anggota posko, yakni satuan kerja bersama PT Angkasa Pura I, TNI AU, Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Basarnas, BMKG, Air Navigation Indonesia, maskapai serta groundhandling, hingga Pramuka Kwartir Cabang Banjarbaru.
GM Bandara Syamsudin Noor, Wahyudi, dalam sambutannya mengatakan, layanan posko mendapat apresiasi dari kementerian perhubungan karena sukses dalam penyelanggaraannya.
Menurut Wahyudi, perkembangan trafik yang terjadi selama dibukanya posko, terjadi peningkatan sebesar 7,8% untuk jumlah penumpang periode posko 2018 ini dibandingkan 2017 lalu. Tercatat, di 2018 ini sebanyak 216 ribu penumpang masuk dan keluar melalui Bandara Syamsudin Noor.
Secara rinci akumuasi total jumlah penumpang periode 7 Juni hingga 24 Juni, yakni sebanyak 96.092 penumpang datang, serta 120.827 penumpang berangkat.
Jumlah penumpang tertinggi kedatangan terjadi pada hari Rabu 20 Juni 2018 (H+4), sebanyak 7.189 penumpang. Sedang keberangkatan puncaknya terjadi pada Sabtu 9 Juni 2018 (H-6), yaitu sebanyak 8.310 penumpang.
Untuk kargo incoming atau datang sebesar 688.049 kg. Sedang keberangkatan atau outgoing sebanyak 186.291 kg.
Apel penutupan posko juga diwarnai dengan penanggalan tanda peserta oleh GM Bandara Syamsudin Noor kepada perwakilan petugas posko internal dan eksternal. (emy/foto: ist)