BALIKPAPAN– Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2018 Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (25/6), rsmi ditutup. Posko telah berlangsung sejak 7 Juni lalu.
Apel penutupan dipimpin GM PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Handy Heryudhitiawan, dihadiri Otband, TNI Polri, BMKG, Basarnas dan pihak terkait lainnya.
Menurut Handy, selama dibentuk posko terpadu angkutan udara lebaran tidak ditemukan sesuatu hal yang mengganggu pelaksanaan dan pelayanan mudik lebaran.
“Kami sebagai pengelola Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, kami sangat bersyukur atas kelancaran arus mudik ini berkat kinerja petugas yang diturunkan,” ujarnya.
Petugas posko terpadu angkutan lebaran ini melibatkan berbagai unsur gabungan, yakni PT Angkasa Pura I (Persero), TNI, Polri, KKP, Otoritas Bandara, Basarnas, BMKG, Senkom dan Orari.
“Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin baik untuk mengoptimalkan sistem keamanan penerbangan, mengoptimalkan fasilitas dan personil, serta memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang sesuai standar layanan bandar udara,” imbuhnya.
Data yang dihimpun, tercatat puncak arus mudik di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan terjadi pada 9 Juni 2018 (H-6) dengan jumlah penumpang mencapai 26.003 orang.
Sementara puncak arus balik pada 20 Juni 2018 (H+4) dengan jumlah penumpang mencapai 25.605 orang. Rata-rata harian jumlah penumpang yang dilayani di Bandara SAMS sebanyak 22.839 orang.
Sedang rute domestik sebanyak 3.382 penerbangan, atau mengalami kenaikan 3,36 % dibanding periode 2017. Penumpang yang diangkut juga mengalami kenaikan sebesar 0,97 % atau sebanyak 409.845 orang.
Untuk rute internasional, tercatt sebanyak 47 penerbangan atau terjadi kenaikan sebesar 9,3 % dibanding 2017 dengan jumlah penumpang 1.262 yakni mengalami penurunan sebesar 7,41 %.
Secara keseluruhan dibandingkan 2017, jumlah penerbangan arus mudik 2018 mengalami pertumbuhan sebesar 3,44%, penumpang meningkat sebesar 0.94 % dan kargo meningkat pula sebesar 14,519%. (ilm/foto: hilman)