BANJARMASIN– Aparat gabungan, kepolisian, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalsel, menggelar razia Tempat Hiburan Malam (THM), Sabtu (29/12) malam. Namun operasi cipta kondisi jelang malam tahun baru ini, diduga bocor.
Dugaan akan razia sudah bocor, mengakibatkan ratusan personil yang diterjunkan, tanpa mendapatkan hasil atau tanpa ada pengunjung THM yang diamankan, baik karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba atau tindak pidana lainnya.
Selain itu, dugaan bocornya razia ini juga nampak dari sepinya pengunjung sejumlah THM yang didatangi petugas, seperti di sejumlah karaoke.
Begitupun dengan salah satu diskotik yang dirazia, meski pengunjungnya nampak ramai tetapi tidak ada satu pun pengunjung yang diamankan, baik karena dicurigai menyalahgunakan narkoba atau dugaan tindak pidana lainnya.
Diresnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Wisnu Widarto, tak menampik kemungkinan razia yang dilakukan sudah keburu bocor sebelumnya.
Meski dengan kondisi demikian, hal tersebut tidak dipermasalahkan pihaknya. Karena razia ini bersifat preventif atau pencegahan.
“Razia ini merupakan operasi cipta kondisi menjelang malam tahun baru, jadi sifatnya prepentif. Di sini kita mencegah peredaran narkoba. Beda halnya kalau sasarannya penangkapan, sifat operasinya beda lagi,” jelas Wisnu usai memimpin operasi.
Menurut Wisnu, operasi serupa juga digelar serentak seluruh Indonesia. Tujuannya agar masyarakat tahu, kepolisian siap melakukan pengamanan di malam pergantian tahun nanti.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak terlalu berlebihan saat merayakan malam pergantian tahun.
“Apalagi sampai mabuk-mabukan dan menyalahgunakan narkoba. Kita berharap, malam tahun baru nanti berlangsung aman dan kondusif. Serta tidak ada penyalahgunaan narkoba,” ujar Wisnu.
Dalam operasi ini, kepolisian juga melibatkan seekor anjing pelacak K9 dari Polisi Satwa serta anggota Brimob Polda Kalsel bersenjata lengkap. (emy/foto: deny yunus)