BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kolonel Inf M Syech Ismed, Danrem 101/Antasari yang baru, mengakui penyambutan kehadirannya di Bumi Lambung Mangkurat paling unik, namun penuh kesan. Bahkan bisa jadi tidak pernah ada di provinsi lain.
Belum juga se umur jagung jadi orang pertama di Markas Komando Resimen Militer yang membawahi 11 kabupaten dan 2 kotamadya di Provinsi Kalsel ini, sudah harus berkubang dengan lumpur.
“Saya terkejut. Setelah saya datang langsung diajak Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel, Red.) untuk terapi lumpur di Sungai Batang. Pengalaman unik dan paling berkesan yang pernah saya rasakan,” ujar Kolonel M Syech Ismed.
Pengalaman unik namun berkesan itu, dikemukakan pria kelahiran Riau tersebut ketika didaulat untuk membeikan sambutan pada malam ramah tamah pisah sambut dan pengantar tugas Danrem 101/Antasari dari Brigjend TNI Syaiful Rahman kepada dirinya di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (16/1) malam.
Karena sambutan unik itu, Syech Ismed mengucapkan rasa terimakasih dan memohon dukungan Gubernur Kalsel, jajaran pemerintahan serta Masyarakat agar dapat menjalankan tugas barunya dengan baik tanpa terkendala apapun.
Sebelumnya, Brigjend TNI Syaiful Rahman mengucapkan terimakasih dan hormatnya kepada Gubernur Kalsel serta jajaran pemerintahan atas bimbingan yang diberikan, sehingga dapat menyelesaikan tugas semasa menjabat sebagai Danrem 101/Antasari.
“Saya ucapkan terimakasih dan rasa hormat kepada Gubernur Kalsel dan selauruh jajaran pemerintahan serta masyarakat atas bimbingan yang diberikan sehingga sadapat menjalankan tugas hingga tuntas,” tandanya.
Brigjend TNI Syaiful Rahman menduduki jabatan baru sebagai Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Kodam IX/Udayana.
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengucapkan terimakasih kepada mantan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Syaiful Rahman, karena selama masa jabatannya telah ikut berkontribusi membangun provinsi tertua di Pulau Kalimatan ini.
Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, juga megucapkan selamat bertugas kepada Kolonel Inf M Syech Ismed Danrem 101/Antasari yang baru. (cin/foto: hum)
