BANJARBARU, banuapost.co.id– Pendidikan memilki peran besar dalam peningkatan SDM. Sementara unsur penting dari pendidikan adalah guru.
“Begitu pentingnya peran guru, maka sudah semestinya harus
memiliki kualifikasi strata satu. Kemudian kita juga akan memperhatian dan
berupaya untuk meningkatkan kesejahteraanya,” ujar Kadisdikbud Kalsel, Drs M
Yusuf Effendi, pada Silaturrahmi PGRI Kalsel dan Seminar Pendidikan 2019 di
Gedung Ideham Chalid, Kantor Setdaprov Kalsel, Rabu (20/2),
Selain guru, lanjut Yusuf, peserta didik juga tidak luput
dari perhatian dengan memprogramkan beasiswa bagi yang berprestasi dan yang
tidak mampu.
Dengan program beasiswa ini, selain memberikan reward
kepada peserta didik yang berprestasi, juga upaya agar tidak ada yang sampai putus
sekolah dikarenakan berasal dari keluarga miskin atau kurang mampu.
Kolaborasi keduanya, peserta didik yang berprestasi dan
berasal dari keluarga yang kurang atau tidak mampu akan diberikan beasiswa di
Fakultas Kedokteran ULM sebanyak 13 orang atau satu orang dari setiap
kabupaten/kota.
Sementara Gubernur H Sahbirin Noor dalam sambutannya
menyatakan, guna menyukseskan pembangunan di Kalsel, peran pendidikan dalam peningkatan
kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bagian terpenting.
“Sebagaimana misi pertama kami dalam pembangunan 5 tahun,
mengembangkan sumber daya manusia,” jelasnya.
Karena begitu pentingnya peran pendidikan dalam
mewujudkan SDM berkualitas, gubernur meminta
Sekdaprov untuk memperhatikan, khususnya pengalokasian dana di APBD Kalsel.
Dihadapan kurang lebih 500 orang guru yang tergabung
dalam PGRI Kalsel, gubernur memuji para guru dan mensejajarkannya dengan para pejuang.
“Guru adalah pejuang. Mereka bekerja dan mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa. Apa yang guru lakukan tidak hanya untuk masa kini, tetapi juga untuk masa depan,” katanya. (rny/foto: hum)
