TANJUNG, banuapost.co.id– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMD) ke-104 yang digelar jajaran Kodim 1008/Tanjung, mendapat apresiasi masyarakat setempat.
Salah satunya dari Slamet Giarso, warga Desa Hayup yang
rumahnya menjadi sasaran rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada kegiatan pra
TMMD.
Slamet Giarso mengaku sangat terbantu dengan adanya program
rehab rumah. Sebab rumahnya, termasuk dalam kategori rumah tidak layak huni.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih. Dengan adanya program ini, sekarang kami memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman,” ujarnya.
Menurut Slamet, dia dan istri benar-benar merasa
terbantu. Karena kondisi ekonominya memang tidak mencukupi jika harus merehab
rumah sendiri.
Sebelumnya, Slamet dan istri sudah mendiami rumah yang
tak layak huni itu selama kurang lebih tujuh tahun. Rumah berukuran 4×6, terbuat
dari kayu yang hanya beralaskan tanah dengan dilapisi karpet.
Di rumah itu, Slamet dan istri hidup sederhana dengan menggantungkan
penghasilan sebagai petani serabutan.
Rumah itupun sudah sering diperbaiki. Perbaikannya hanya menggunakan
papan bekas.
Sebelumnya, ucapan terimakasih dan suka citanya ini, disampaikannya secara langsung kepada Kol Inf Abu Bakar, Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman Bidang Manajemen Sishanneg, saat meninjau lokasi dan pengecekan sasaran fisik pra TMMD, Rabu, (20/2) lalu. (her/foto: herry)
