BANJARMASIN, banuapost.co.id – Upaya mengurangi volume sampah plastik terus dilakukan Pemko Banjarmasin. Kalau sebelumnya dengan menggalakan penggunaan tumbler atau tempat air minum, kali ini dengan aksi bagi-bagi sejuta bakul purun.
Aksi membagikan tas anyaman dari daun purun tersebut,
dilakukan Walikota Ibnu Sina di Pasar Teluk Dalam Muara, Jl Sutoyo S, Kamis
(14/02).
Kemudian dilanjutkan ke Pasar Pandu, Jl A Yani Km 3,5,
serta sejumlah pasar tradisional lainnya di lima kecamatan yang ada di Kota
Banjarmasin.
Menurut Ibnu Sina, upaya pengurangan penggunaan kantong
plastik ini, sebagaimana perwali Kota Banjarmasin No 18/2016. Sebelumnya,
perwali tentang pengurangan penggunaan kantong plastik ini, diterapkan ke
pedagang ritel dan pasar modern.
“Selama dua tahun pelaksanaannya, kita bisa mengurangi
volume sampah plastik hingga 5 persen. Diharapkan dengan penggunaan bakul
purun, volume sampah plastik bisa berkurang hingga 10 persen,” kata Ibnu Sina.
Selama ini, lanjut Ibnu Sina, dari 600 ton sampah yang
masuk ke TPA Basirih setiap harinya, sekitar 15 persen merupakan sampah plastik.
Namun demikian, diakui Ibnu Sina, penggunaan bakul purun
ini, sifatnya hanya untuk mengurangi sampah plastik. Karena tidak sedikit bahan
dagangan yang tetap harus menggunakan plastik sebagai pembungkusnya. Seperti
makanan berkuah atau daging- dagingan.
Hanya Ibnu Sina meminta penggunaan kantong plastik yang sulit dihindari, tetap diminimalisir serta menggunakan yang ramah lingkungan. Misalnya, kantong plastik berwarna putih. Bukan yang berwarna hitam. (emy/foto: deny yunus)
