BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) lima Provinsi Kalimantan, menggagas pembentukan kepanitiaan seminar nasional percepatan pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan.
Gagasan ini mencuat dalam pertemuan Kerjasama Lintas
Inkindo Kalimantan (KLIK) 2019 di Kantor Inkindo Kalsel, Jl Gatot Subroto,
Banjarmaisn Timur, Sabtu (23/2).
Selain DPP Inkindo Kalsel, dalam pertemua itu juga
dihadiri perwakilan Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara.
Menurut Ketua DPP Inkindo Kalsel, Ir H Syamsul Arifin, seminar
percepatan pemindahan pusat pemerintahan dari Ibukota Negara ke Kalimantan,
juga melibatkan DPP Inkindo Jawa Barat.
Selain pembahasan percepatan, juga dibahas wacana pembentukan
perkumpulan konsultan Pulau Kalimantan.
“Termasuk daerah tetangga, seperti Sabah, Serawak dan
Brunai Darussalam, serta rencana kunjungan ke Branch Acem Sabah,” jelas
Syamsul.
Diakui Syamsul, fokus pertemuan KLIK 2019 ini konsulidasi
dan kerjasama dalam menghadapi regulasiyang terus beubah, serta persaingan
global, sehingga anggota Inkindo dapat berkiprah secara nasional.
“Makanya dalam pertemuan ini kita mengangkat tema:
membangun kebersamaan dan kerjasama meningkatkan kemampuan konsultan Kalimantan
untuk menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” katanya.
Wacana pemindahan pusat pemerintahan dari Ibukota Negara,
Jakarta, sudah lama bergulir sejak PresidenSoekarno hingga mencuat kembali di
masa Presiden Joko Widodo.
Ada tiga kota yang digadang-gadang menggantikan Jakarta, yakni, Palangka Raya dan sekitarnya, Provinsi Kalteng, Batulicin dan sekitarnya, Provinsi Kalsel, serta Panajam dan sekitarnya, Provinsi Kaltim. (ian/foto: iyan)
