BANJARMASIN, banuapost.co.id– Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, janjikan empat poin penting yang akan dilakukannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk di Kalsel.
Terkait pembangunan, Jokowi berjanji akan melanjutkan yang sudah dikerjakan bersama jajarannya.
Sementara
khusus di Kalsel, Jokowi berjanji akan memberikan perhatian dengan melakukan
banyak pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol Banjabaru–Batulicin.
“Segera
kita lihat visibilitynya. Kalau dinilai layak, maka segera kita kerjakan,” kata
Jokowi dalam pidato poltiknya pada kampanye tebuka di Stadion 17 Mei, Rabu
(27/3) sore.
Di
kampanye ini, Jokowi juga memperkenalkan Kartu Indonensia Pintar (KIP) Kuliah.
Menurutnya, kartu ini untuk lulusan SMK
dan SMA yang mau kuliah. Baik di dalam maupun luar negeri.
Tak hanya
itu, Jokowi juga memperkenalkan Kartu Pra Kerja, bagi lulusan SMK yang akan
mendapat insentif selama mengikuti program bantuan sebelum mendapat kerja.
Khusus
untuk masalah hoax yang menimpa dirinya, Jokowi membantah dan mengajak
pendukungnya meluruskan serangan pihak-pihak tak bertanggungjawab itu.
Menurut
Jokowi, selama ini sedikitnya ada tiga hoax yang menyerang dirinya. Pertama,
tudingan terhadap dirinya yang akan menghapus pendidikan agama di sekolah bila
terpilih kembali.
Kemudian,
hoax yang menyebut dirinya bakal melegalkan perkawinan sejenis dan melarang
kumandang adzan.
“Itu
semua bohong. Tidak benar. Tidak ada sedikit pun saya punya niat seperti yang
disebut- sebut di berita hoax tersebut. Hal ini perlu kita lurusan bersama-sama,”
tandas Jokowi.
Terakhir
kepada para pendukungnya dan seluruh masyarakat Indonesia, Jokowi mengimbau
untuk datang ke TPS pada 17 April mendatang.
“Nanti
datang ke TPS dengan baju putih. Terus jangan lupa coblos yang pakai baju
putih,” kata Jokowi, sambil menunjuk ke arah tampilan video layar lebar memperlihatkan
foto dirinya dengan KH Ma’ruf Amin yang mengenakan baju putih di surat suara
Pemilu 2019.
Kehadiran
Jokowi di kampanye terbuka didampingi istrinya,
Iriana Jokowi, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir, dan
sejumlah ketua umum partai pengusung dan pendukung.
Massa
yang menunggu cukup lama, sempat berusaha mendekat dengan memasuki lapangan
sepakabola Stadion 17 Mei. Mereka berebut ingin salaman dan berfoto bersama sang
capres. (yb/emy/foto: iman)
