BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ucapan Inu Daratista: “Masa depan Indonesia di
tangan yang tepat”. Bisa jadi ada benarnya. Jokowi yang datang ke Kota
Banjarmasin dengan status sebagai capres nomor urut 01, ternyata dinanti
puluhan ribu pendukungnya.
Berkampanye terbuka di Stadion 17 Mei, Jokow bak magnet. Padahal cuaca
Kota Banjarmasin, benar-benar tak bersahabat.
Sejak menunggu sang calon pemimpin bangsa, pendukung, simpatisan dan
relawan harus bertahan di tengah guyuran hujan.
Begitupun ketika capres yang berpasangan dengan salah satu tokoh umat, KH
Mar’uf Amin itu, sudah berada di atas panggung, hujan pun tak jua kunjung reda.
Namun pendukung, simpatisan dan relawan sebaliknya makin bersemangat
mengelu-elukan.
Kondisi tak menjauh
meski sudah berbasah-basah, tak dapat dipungkiri lagi Jokowi memang jadi magnet
bagi masyarakat Banua.
Bahkan sejak
kedatangannya di Bandara Syamsuddin Noor, mantan Walikota Solo dua priode dan
mantan Gubernur DKI Jakarta ini, seperti tidak ada jarak dengan rakyatnya.
Tidak itu saja.
Pemandangan yang selama ini sangat jarang terlihat ketika pemimpin negara
keluar dari Istana, selalu dalam prosedur protokoler keamanan negara.
Namun kali ini,
seperti yang sudah-sudah dilakukan Jokowi,
menyebabkannya selalu dikerumbungi. Entah hanya sekedar berjabat tangan atau
untuk menambah isi koleksi dawai, foto selfie dengan sang calon presiden.
Berdasarkan pantauan di
Stadion 17 Mei, massa sudah mulai berdatangan sejak pukul 13.00 Wita. Mereka
berasal dari berbagai wilayah di Kalsel, Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura,
Batola, Tanah laut dan bahkan dari Banua 6.
Suyanto salah seorang simpatisan dari Batola
mengaku datang bersama puluhan rekannya difasilitasi seorang caleg dari Partai Golkar.
“Namun kebetulan, saya sendiri senang dengan
Jokowi,” katanya. (yb/wn/foto: iman)
