MARABAHAN, banuapost.co.id–
Salah satu anggota club motor di Marabahan, Ibukota Kabupaten Barito Kuala
(Batola), menjadi korban penikaman. Kabarnya, karena persoalan utang-piutang.
Peristiwa yang menimpa Akhmad Khairi (19), terjadi Senin
(18/3) dini hari, di Desa Julungan Kecamatan Cerbon.
Akibat peristiwa itu, warga Desa Habaya, Kecamatan Rantau
Badauh, kini masih terbaring di ruang ICU RSUD H Adil Azis Marabahan, akibat
menderita luka tusukan di bagian perut.
Menurut Halimah, kakak korban, sampai kini kondisi
adiknya masih belum stabil. Karena itu terus mendapatkan perawatan intensif di
rumah sakit.
Ia mengaku belum mengetahui persis persoalan yang
melatari penikaman terhadap adiknya.
“Masih belum jelas persoalannya, tapi kabarnya adik
saya sedang menagihkan utang orang lain kepada pelaku,” ujarnya.
Diakui Halimah, pihak kepolisian juga masih terus
melakukan penyelidikan kasus tersebut.
Namun demikian, untuk pelakunya, Halimah belum mengetahui
apakah sudah diamankan atau belum.
“Ini saya terus dihubungi polisi yang menanyakan
seputar kasus ading (adik, red),” terang kakak korban yang lain, saat
disambangi di rumah sakit setempat.
Sementara Kasatreskrim Polres Batola, Iptu Khairul Ilmu,
dikonfirmasi Rabu (20/3), masih belum bisa memberikan keterangan secara rinci.
“Untuk sementara belum ada laporannya masuk ke saya,” tulisnya melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada banuapost.co.id, saat ditanya apakah sudah ada pelaku yang diamankan. (rd/foto: ist)
