MARTAPURA, banuapost.co.id- Datang tanpa ajudan dan sopir, Gubernur H Sahbirin Noor justru memilih membaur dengan jamaah Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, Minggu (10/3) sore. Bahkan menjadi imam Shalat Maghrib berjamaah.
Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, tidak masuk ke
ruangan utama Mushala Ar Raudah, tempat prosesi ke-2 puncak peringatan hari
wafatnya ulama kharismatik Banua tersebut.
Sebelum tiba di tengah lautan umat, Paman Birin mengendarai
sendiri mobilnya, hingga sempat terjebak macet di kawasan Kampung Melayu,
Martapura.
Yakin tak akan sampai tujuan akibat padatnya umat, Paman Birin
memilih memarkir mobil, dan melanjutkan dengan berjalan kaki hingga ke kawasan
Sekumpul.
Berjalan kaki di tengah kerumuman umat, Paman Birin pun harus
menyambut uluran tangan satu per satu jamaah haul dan relawan.untuk bersalaman.
Begitu tiba di kawasan VIP area haul, orang nomor satu di Pemprov
Kalsel ini, justru memilih duduk bersimpuh bersama jamaah lainnya di luar pagar
Mushala Ar Raudah.
Kesempatan ini pun dimanfaatkan para jamaah berswafoto, sambil menunggu
waktu datangnya Shalat Maghrib.
Namun saat Adzan Maghrib berkumandang, tengah jamaah lainnya
menyusun shaf untuk melaksanakan shalat berjamaah, Paman Birin langsung
mengambil tempat menjadi imam.
Sedang para tamu VIP yang berkumpul, langsung mengambil tempat
di belakang sang gubernur.
Membludaknya jamaah haul Guru Sekumpul ke-14, di mata Paman
Birin merupakan sebuah anugerah, karena semua ingin mencari keberkahan seorang
waliyullah.
“Alhamdulillah, jamaah haul Abah Guru Sekumpul tahun ini
diperkirakan lebih dari tahun lalu. Mudah-mudahan yang hadir mendapatkan
keberkahan,” ujarnya. (yb/jr/foto: iman)
