PELAIHARI, banuapost.co.id–
Sasirangan khas Tala akan menjadi pakaian wajib siswa dan siswi di kabupaten
setempat. Soal digunakannya kain tenun khas itu, sebagaimana keinginan Bupati H
Sukamta.
Keinginan bupati disambut baik Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Tala, Abdillah, yang mengaku
siap menjalankan instrusksi itu.
Abdillah mengungkapkan kesiapan melaksanakan instruksi
bupati saat kegiatan Manunggal Tuntung Pandang di Desa Martadah Baru Kecamatan
Tambang Ulang, akhir pekan tadi.
Sukamta sendiri sejak menjabat menjadi bupati, menggaungkan
beberapa program, salah satunya membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui kain
sasirangan motif khas Tala, yaitu jagung, anggrek dan kijang.
Seluruh ASN maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemkab
Tala, setiap Kamis diwajibkan menggunakan seragam sasirangan dengan motif khas
Tala.
Selain itu pada hari jadi ke-53 Kabupaten Tala, kemarin,
seluruh ASN dan PTT di lingkup Pemkab Tala juga diwajibkan mengenakan seragam
sasirangan khas Tala. Sehingga total ada 6.000 lebih pesanan yang masuk ke para
pengrajinnya.
Menurut Abdillah, mulai tahun ajaran baru nanti seragam
sasirangan milik para siswa akan diganti ke motif sasirangan khas Tala,
“Seluruh kepala sekolah sudah setuju, seragam sasirangan
para siswa juga sudah seharusnya diganti dengan yang baru,” katanya. (zkl/foto: ist)
