BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terbukti berandil membentengi
pertumbuhan ekonomi di Kalsel. Bahkan menjadi motor penggerak perekonomian
Indonesia, mengingat 60,23 persen ekonomi nasional ditopang sektor ini.
Karena perannya itu, Gubernur H Sahbirin Noor menegaskan,
Pemprov Kalsel berupaya mendukung penuh sektor UMKM dapat bergerak
dan tumbuh di banua.
“Adanya acara Apindo UMKM Summit and Expo 2019 ini, membuktikan
kehadirannya sangat berarti bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi di Kalsel
sedikit banyaknya tertolong sektor ini,” ujar Paman Birin, sapaan akrab
Gubernur Kalsel itu, Sabtu (9/3) sore.
Karena usaha mikro ini, lanjut gubernur, terdibilang
tahan terhadap serangan badai. Sebagai contoh, penjual pisang goreng saja bisa
menghidupi keluarganya.
“Karena itu kami selalu mendukung upaya peningkatan UMKM
di Kalsel,” tandas Paman Birin.
Menurut gubernur, saat ini sektor pertambangan khususnya
batu bara masih menjadi penopang
perekonomian di Kalsel. Oleh sebab itu, sektor UMKM harus terus berkembang dan dapat
mengimbangi sektor batubara.
“Karena batubara lama kelamaan bisa habis,” imbuhnya.
Sebagai pelopor Apindo UMKM Summit 2019 ini,
Ketua Apindo Kalsel, Supriadi, mengaku akan semakin gencar mengembangkan dan
memotivasi sektor UMKM di Banua.
“Untuk UMKM Summit tahun depan, mungkin
akan dilaksanakan di provinsi lain, sesuai arahan dari Ketua Apindo Pusat. Sementara
untuk expo, kami akan lanjutan sebagai agenda rutin tahunan,” ujar
Supriadi. (rah/bdm/foto: hum)
