MARABAHAN, banuapost.co.id–
Pemkab Batola melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata
(Disporbudpar) setempat, intens melakukan loby ke kemenpora terkait usulan
pembangunan kolam renang.
“Mudah-mudahan usulan yang kita sampaikan mendapat
respon positif dari pusat. Beberapa hari ke depan atau 18 Maret mendatang, kita
diundang melakukan presentasi ke Jakarta,” ujar Kadisporbudpar Batola, H Gt Ruspandi, Rabu (13/3).
Ruspandi optimis saat persentasi ke kemenpora nanti.
Pasalnya, data dukung yang disyaratkan untuk pembangunan kolam renang telah
terpenuhi.
“Sebenarnya ini (kolam renang, red) usulan tahun
lalu. Namun waktu itu belum dilengkapi data dukung,” jelasnya.
Didampingi Komisi II DPRD Batola, lanjut Ruspandi, presentasi
akan menyertakan data dukung yang diminta.
Beberapa syarat yang telah dipenuhi, antara lain, Detail
Engineering Design (DED), surat tanah, audio visual tanah, dan prestasi atlit.
Kalau soal tanah, Ruspandi menyebut tidak ada masalah. Di
samping kantor Dewan telah disiapkan lahan sekitar 10 hektare.
Sedang prestasi atlit juga telah terpenuhi, dimana
beberapa atlit asal Batola berhasil menunjukan eksistensinya di kejuaraan resmi
tingkat nasional.
“Salah satunya Suriansyah yang meraih medali emas
dan perak, baik PON 2012 di Riau dan PON 2016 di Jawa Barat. Di kedua daerah
itu, ia berhasil menyabet medali. Baik emas, perak maupun perunggu. Dan bukan
hanya Suriansyah, lainnya juga ada. Datanya nanti kita perlihatkan saat
persentasi,” beber Ruspandi, sambil memperlihatkan dokumen atlit
berprestasi yang sudah terjilid.
Untuk kesuksesan persentasinya di kemenpora, Ruspandi
berharap doa dari warga Batola.
“Tolong doanya, kalau kita punya kolam renang. Insya
Allah ke depan, akan melahirkan atlit berprestasi. Seperti selalu ditekannya
Ibu Bupati, yang berharap Batola melahirkan bibit-bibit potensial di bidangnya
masing-masing,” tandas Ruspandi. (rd/foto:
rudy)
