PULANG PISAU, banuapost.co.id–
Naas dialami keluarga Khoirul Adi Setiawan (25), warga Desa Purwodadi, Kecamatan
Maliku, Pulang Pisau, Kamis (4/7) siang.
Hingga kini istri dan anaknya, Iis Heriati (27), Rafi
(3,5), nasibnya masih belum diketahui setelah mobil pick up Suzuki APV warna
hitam No Pol KH 8129 NP yang dikemudikan suaminya, Khoirul Adi, tercebur ke
sungai.
Sementara seorang putranya yang lain, Rafa (3,5), ditemukan
di dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sedang Khoirul Adi, selamat setelah berhasil
melompat.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs Anang Revandoko, melalui
Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan, yang diminta konfirmasinya, membenarkan
tengah menangani kasus kecelakaan di atas feri penyeberangan Daerah Alirah
Sungai (DAS) Kahayan, tepatnya di penyeberangan feri Dusun Palambahen, Desa
Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau, sekitar pukul 11:30 WIB itu.
Menurut Kombes Hendra, setelah menerima laporan dari
masyarakat, petugas langsung merespon dengan cepat. Pencarian dilakukan baik
melibatkan Satpol Air Polres Pulang Pisau, Polres Kapuas dan bantuan warga
setempat.
“Kami langsung menerjunkan dua unit kapal dan satu
unit helikopter milik Ditpolairud untuk mencari dan mengevakuasi korban.
Alhamdulillah sekitar pukul 18:20 WIB, kami menemukan satu korban anak kecil
dalam keadaan meninggal,” terang Kombes Hendra.
Untuk membantu pencarian, lanjut Kombes Hendra, pihaknya
juga menerjunkan Tim SAR Satuan Brimob Polda Kalteng yang berjumlah 23
personel.
“Kami lakukan upaya maksimal untuk mengevakuasi
korban dan mobil yang tenggelam tersebut. Sampai saat ini personel gabungan
masih melakukan pencarian terhadap dua korban,” imbuhnya.
Sementara kecelakaan itu sendiri, sambung Kombes Hendra,
sebagaimana informasi yang dikumpulkan, berawal saat mobil pick up Suzuki APV yang
dikemudikan Khoirul Adi bersama istri dan dua putra kembarnya itu, hendak
menyeberang dengan menggunakan kapal feri.
Saat mobil sudah berada di atas feri dan mesin mobil dimatikan,
ternyata remnya blong. Akibatnya mobil meluncur,
hingga menabrak rantai pembatas dan tercebur ke sungai.
Sopir sempat meloncat keluar dari dalam mobil. Namun naas
bagi istri dan dua anaknya, tidak sempat keluar. Sehingga ikut tenggelam
bersama mobilnya. (yb/din/foto: ist)
