MUARA TEWEH, banuapost.co.id
– Kegiatan alam bebas, sekarang ini tengah digandrungi anak-anak, remaja sampai
dewasa.
Seperti dilakukan Organisasi Pencinta Alam Muller Batara
Club (MBC) yang membuat kegiatan alam
bebas, yaitu TOT (Tracking on Tangkiling).
TOT sendiri dilaksanakan pada 6 hingga 7 Juli lalu, diikuti
komunitas, pramuka, dan mahasiswa pencinta alam yang ada di Muara Teweh, Kalteng, bahkan ada dari Malang.
Kegiatan TOT bukan
hanya terkonsep dalam satu. Namun ada empat kegiatan pokok, seperti lintas
alam, penhijauan di kawasan Bukit Tangkiling, dan perang sampah.
Selain itu, acara ini juga diisi seminar dengan nara
sumber dari BKSDA Kalteng tentang pedulinya terhadap lingkungan.
Pihak BKSDA selaku pemateri kegiatan, sangat diharapkan kegiatan
seperti ini terus berkelanjutan. Sebab salah satunya akan pentingnya sadar informasi
menjaga lingkungan bisa tersampaikan.
Sementara Ketua Pelaksana TOT, Yusman Choky dari Orpala
Muller Batara Club, berharap kegiatan bisa terus berlanjut dari tahun ke tahun.
Bahkan ke depannya TOT bisa dilaksanakan dalam lingkup skala regional
Kalimantan bahkan nasional.
“Kalau dari saya pribadi, kegiatan ini tercetus dari
kegiatan pencinta alam lain. Kegiatan bertujuan untuk menghimpun para pencinta
alam akan sadarnya menjaga lingkungan, kesatuan dan kebersamaan, serta berharap
kegiatan ini bisa masuk lingkup regional Kalimantan bahkan nasional,” katanya.
Senin (8/7).
TOT sendiri, lanjut Yusman, bertujuan untuk menjaga solidaritas,
persaudaraan dan kebersamaan bukan hanya pecinta alam saja. Namun bisa
merangkul penggiat alam lain agar sadar betapa penting menjaga lingkungan dan
siap menghadapi keadaan darurat saat berkegiatan di alam bebas. (ris/foto: yus)
