JAKARTA, banuapost.co.id–
Lima instruksi disampaikan Presiden Joko Widodo untuk Polri di HUT ke-73 Bhayangkara
sebagai pedoman dalam menjalankan tugas serta sebagai bagian dalam upaya
peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas.
Kelima instruksi itu, menurut presiden saat bertindak
sebagai inspektur upacara dalam upacara Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara di
Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (10/7), pertama terus tingkatkan kualitas SDM Polri guna
menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Kedua, Polri harus lebih mengedepankan strategi proaktif
dan preventif dalam upaya pencegahan tindak kejahatan. Tentunya, upaya dan
strategi tersebut, dilaksanakan dengan pendekatan dan tindakan yang menjunjung
tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Kedepankan strategi proaktif dan preventif dengan
pendekatan dan tindakan yang humanis,” ujarnya.
Dalam poin instruksinya yang ketiga, presiden
memerintahkan Polri untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat.
Ditekankan presiden, peningkatan kualitas pelayanan
tersebut, harus memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.
“Ketiga, terus tingkatkan kualitas pelayanan publik
yang modern, mudah, dan cepat,” tuturnya.
Selanjutnya, Kepala Negara menginstruksikan Polri untuk
turut meningkatkan profesionalitas dan menerapkan prinsip transparansi dalam
setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan. Semua hal tersebut dimaksudkan
untuk memberikan rasa aman dan adil di tengah masyarakat.
“Tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam
penegakan hukum serta memberikan rasa adil kepada masyarakat,” tandasnya.
Adapun yang kelima, Polri diharapkan mampu memperkuat
koordinasi dan kerjasama dengan sejumlah pihak terkait dalam menjalankan tugas
utamanya untuk memelihara keamanan dan ketertiban sosial.
“Terakhir, perkuat koordinasi dan kerja sama dengan
TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memelihara
keamanan dan ketertiban sosial,” pungkasnya. (yb/din/foto: rusman)
