PELAIHARI, banuapost.co.id–
Amuk api gegerkan warga Desa Kurau Utara (Kurut), Tanah Laut Jumat (16/8) malam.
Sedikitnya 10 rumah dan 3 lokal sekolah dasar, luluhlantak. Bahkan untuk
pemadamannya, BPK dari Banjarmasin turut membantu.
Kobaran api terjadi sekitar pukul 23:00 Wita, di tengah sebagian
warga desa yang hidup dari bertani, sedang bersiap ke peraduan. Dugaan
sementara, api berasal dari rumah yang berada di belakang SDN 1 Kurau Utara.
Api dengan cepat membesar, selain akibat hembusan angin yang
cukup kencang, bangunan rumah pun sebagian besar terbuat dari kayu.
Mobil pemadam dari Dinas Satpol PP dan Damkar serta BPBD
Tala, dikerahkan.menuju lokasi kejadian.Sementara bantuan juga datang dari
beberapa unit pemadam asal Banjarmasin.
Upaya tim gabungan memadamkan berhasil, setelah memblokir
lidah api yang berupaya menjilat bangunan terdekat. Butuh waktu hampir satu jam
untuk menjinakkan si jago merah.
Akibat amuk api ini, belasan kepala keluarga kehilangan
tempat berteduh. Sementara dua ruang kelas SDN 1 Kurau Utara dan satu ruang
perpustakaan, ikut hangus.
Mahdianur, salah seorang guru di SDN 1 Kurau Utara,
mengatakan, api mulai berkobar sekitar pukul 23:00 Wita.
“Berkobarnya cepat dari belakang sekolah, sehingga kami
pun tidak sempat mengamankan buku di perpustakaan,” katanya.
Selain aset pemerintah, api juga melalap harta benda
warga, termasuk ratusan karung padi milik salah satu korban.
Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab pasti kebakaran,
karena kasusnya masih ditangani jajaran Polres Tala. (zkl/foto: ist)
