PELAIHARI, banuapost.co.id– Kebakaran lahan di
Kabupaten Tanah Laut, tidak saja menghanguskan ratusan hektare, tapi juga sudah
merambat ke sawah siap panen. Sedikitnya ada sepuluh hektare yang terbakar.
Musibah
terjadi di kawasan Tanggul, Desa Ujung,
Kecamatan Bati-Bati, Kamis (12/9). Api berkobar hebat karena tiupan angin
Tenggara yang cukup kencang.
Tim gabungan Satgas Karhutla Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Tala, Polri, TNI dan pemadam swasta dibantu masyarakat,
berjibaku untuk memadamkan api yang mulai mendekati sawah yang belum dipanen
pemiliknya.
Api yang muncul sekitar pukul 14:00 Wita itu, sampai
pukul 18:00 Wita masih dalam proses pemadaman tim gabungan.
Kebakaran lahan di Tanggul, Desa Ujung, menyisakan
kesedihan beberapa petani yang sawahnya ikut terbakar, termasuk padi sekitar
400 kaleng (1 kaleng = 20 liter) yang sudah dipanen namun belum dipisah dari
mayangnya juga terbakar.
Aap, salah seorang warga Tanggul, membenarkan adanya
sawah siap panen yang ikut terbakar pada kebakaran lahan beberapa hari lalu.
“Benar ada sekitar lima hektare sawah yang siap
dipanen terbakar di kawasan Jembatan Tiga, Tanggul,” kata Aap saat dimintai
keterangannya Kamis (12/9) sore.
Bahkan, menurut Aap, ada padi yang sudah dipanen
tapi belum dipindah pemiliknya ikut terbakar. Jumlahnya sekitar 400 kaleng.
Sawah di kawasan Jembatan Tiga banyak dimiliki warga yang tinggal di Desa
Pandahan.
Surip, salah seorang petani asal Desa Padang,
Kecamatan Bati-Bati, juga mengaku sawahnya dan beberapa petani lain juga
terbakar di kawasan Baruh, hingga mengakibatkan pondok dan alat perontok padi
ikut hangus.
“Saya dan petani lainnya juga gagal menikmati hasil
panen, karena hampir delapan hektare padi siap panen ikut hangus,” kata Surip
yang mempunyai sawah 15 borong atau setara kurang setengah hektare (satu borong
= 17 x 17).
Sementara Alfian, Komandan Regu 1 Posko Induk BPBD
Tala, mengatakan, kebakaran lahan yang terjadi Kamis (12/9) ini, sejak pukul 14:00 Wita. Sedang posko mendapat
laporan sekitar pukul 14:30 Wita.
“Sampai saat ini kami masih dalam proses pemadaman
bersama tim gabungan satgas karhutla dan pemadam swasta,” katanya.
Tim
gabungan satgas Karhutla berhasil memblokade api untuk menyelamatkan sekitar 4
hektare lahan milik warga yang berada di pinggir jalan Tanggul, Desa Ujung.
Berdasarkan
data yang dikeluarkan BPBD Tala, jumlah kebakaran lahan per 11 September 2019
sudah mencapai 304 kali dengan luas lahan yang terbakar mencapai 809 hektare. (zkl/foto: zul yunus)
