MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Meski sudah sebulan lebih kabut asap kiriman dari kabupaten tetangga
menyelimuti Kabupaten Barito Utara (Barut), Bandara Beringin, Muara Teweh, tetap
operasional.
Penerbangan reguler Maskapai Susi Air, tetap normal dua
kali seminggu, yakni setiap Senin dan Sabtu. Pesawat berangkat dari Muara Teweh
tujuan Palangka Raya pukul 11:00 WIB.
Menurut seorang petugas di Bandara Beringin, Duan terakhir
penerbangan, Senin (9/9), membawa penumpang tamu Bupati Barut, H Nadalsyah,
yang menggelar pesta pernikahan putri pertamanya.
“Di sini tidak ada masalah, meski kabut asap. Kecuali
pesawat dilarang terbang dari Palangka Raya,” ujar Duan kepada awak media, Rabu
(11/9) siang.
Selain penerbangan regular, Bandara Beringin juga
melayani penerbangan pesawat carteran dan helikopter sebuah perusahaan tambang.
Penerbangan PP dengan rute Tanjung (Kalsel) – Muara Teweh, dilayani pesawat
Twin Otter Seri 400 milik Maskapai Airfast. (arh/foto: ist)
