BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Dua kader Partai Golkar yang sudah siap mewakafan diri mendampingi petahana H
Sahbirin Noor dalam kontestasi PIlkada 2020, seperti memiliki kans yang sangat
berat.
Pasalnya, meski Partai Golkar Kalsel dapat mengusung
sendiri calon gubernurnya, Paman Birin, sapaan familiar H Sahbirin Noor yang
juga Ketua DPD Partai Golkar itu, namun partai berlambang pohon beringin ini
tetap kukuh berkoalisi.
Padahal dengan perolehan 6 kursi di DPRD Kalsel dalam Pemilu Legislatif
2019 lalu, partai yang pernah menjadi kendaraan politik rezim Orde Baru ini,
dapat mengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernurnya sendiri periode 2020 –
2025.
Koalisi yang sudah dilakukan untuk mengusung kembali H
Sahbirin Noor, menurut Ketua Harian Partai Golkar Kalsel, Supian HK, PDI-P, Partai NasDem, PAN, PKB, PPP dan PKS.
“Demokrat sudah diambil formulir pedaftaran untuk calon
gubernur, tapi belum dikembalikan. Untuk wakil, terserah,” ujar Supian HK,
menjawab pertanyaan awak media seusai acara syukuran ke-55 tahun Partai Golkar,
Jumat (25/10)
Karena untuk membangun Kalsel, lanjut Ketua DPRD Kalsel
ini, tidak hanya dengan satu partai. Tapi kebersamaan dengan semua partai.
Koalisi itu sendiri, menurut Supian HK, sebagaimana yang
diinginkan Calon Gubernur H Sahbirin Noor, karena kesuksesan di Kalsel tidak
lepas dari kesuksesan DPRD-nya.
Seperti diketahui, dua kader partai yang sudah
mengikrarkan diri maju sebagai wakil gubernur mendapingi Paman Birin, Bupati
HSU yang tengah dua periode, Abdul Wahid HK, dan Korwil Kalimantan DPP Partai
Golkar, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.
Sedang dari partai lain, H Rosehan NB, kader PDI-P
Kalsel, selain mengikrarkan diri juga sudah mengembalikan formulir pandaftaran ke
DPD Partai Golkar Kalsel sebagai calon pendamping sang petahana, H Sahbirin
Noor. (yb/sai/foto: sasi)
