TANJUNG, banuapost.co.id– Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) setempat, sudah berkelas nasional.
Hal ini dikarenakan event yang digelar dalam rangka Hari
Jadi Kabupaten Tabalong ke-54 ini, diikuti beberapa atlet nasional.
Menurut Ketua FPTI Tabalong, H Mustafa, dari 118 peserta
yang turut serta meramaikan olahraga pemicu adenalin ini, beberapa di antara
adalah atlet nasional.
“Atlet nasional yang turut serta dalam kompetisi ini
berasal dari kota Balikpapan, Kaltim,” jelasnya, kemarin.
Selain diikuti atlet nasional, hadiah yang disiapkan
panitia Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020, juga
sudah standarnya kompetisi tingkat nasional.
Tidak hanya itu, venue yang dimiliki Tabalong juga sudah
venue dengan standar nasional.
“Karenanya Tabalong Sport Climbing Competition
Regional Kalimantan 2020 yang kita gelar, event panjat dinding tingkat regional
namun rasa nasiona,” ujar Mustafa yang juga Ketua DPRD Tabalong.
Tabalong Sport Climbing, lanjut Mustafa, akan menjadi
even tahunan FPTI Tabalong yang digelar dalam rangka HUT kabupatan yang
memiliki julukan Saraba Kawa itu.
Sememtara Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, mengatakan,
untuk tahun depan FPTI Tabalong harus menggelar event kelas nasional.
“Untuk bisa melaksanakan Sport Climbing
Competition tingkat nasional tahun depan, bantuan yang diberikan pun akan
ditambah lagi,” ucapnya.
Menyoroti sarana dan prasarana panjat tebing Tabalong
yang rusak, menurut bupati harus segera diganti agar atletnya dapat berlatih maksimal.
Tabalong Sport Climbing Competition Regional
Kalimantan 2020, dilaksanakan mulai 23 hingga 26 Januari 2020, diikuti 118
atlet dari Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Kaltara.
Sedangkan FPTI Provinsi Kalbar tidak mengirimkan atletnya.
Ini dikarenakan Kalbar mengandalkan nomor speed untuk senior. Sementara Tabalong Sport
Climbing hanya melombakan delapan nomor tanpa nomor speed. (sal/foto: ist)
