MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pemerintah Desa (Pemdes) Pendreh, Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, genjot pembangunan dengan mengoptimalkan Dana Desa (DD) yang dikucurkan.
Menurut Kepala Desa (Kades) Pendreh, Sugian, jumlah penduduk desa tersebut berjumlah 600
kepala keluarga (KK) lebih. Dengan mata pencaharian, petani dan berladang.
“Pembangunan infrastruktur desa yang telah dilaksanakan
menggunakan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2019, termasuk peningkatan SDM,” katanya,
Jumat (24/1).
Adapun hasil pembangunan dari DD dan ADD 2019, yaitu
pembangunan turap pasar desa, pembangunan los pasar desa tiga unit, pembangunan
lapangan volly, jalan Dusun Bayas (rigit beton) sepanjang 110 meter dan lebar 4
meter.
Kemudian pembangunan Jl Raden Agrapati sepanjang 97
meter, rigit sayap jembatan bok Sungai Tangilan, rigit beton depan Kantor Desa
Pendreh dan penyambungan pipa PDAM dari Sungai Ambau untuk warga di RT 3, serta
pembuatan bronjong bantaran Sungai Pendreh.
“Masih banyak lagi hasil pembangunan di Desa Pendreh yang
menggunakan DD dan ADD,” jelasnya
Terkait pembangunan jembatan gantung Sungai Pendreh yang
baru selesai, menurut Sugian, disambut warga masyarakat setempat.
“Karena jembatan gantung yang baru ini merupakan
pengganti jembatan gantung yang terdahulu. Selain penghubung untuk ke Desa
Lemo, juga untuk warga masyarakat yang bertani,” ucapnya.
Begitupun pada TA 2020 ini, masih tahap penyusunan
rencana kerja pemerintah desa (RKPDes) melalui musyawarah. (arh/foto: ist)
