MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Calon Jamaah Haji (CJH) Berito Utara (Barut), melakukan pemeriksaan kesehatan tahap dua untuk mengetahui kondisi mereka.
Dari 115 yang memeriksakan kesehatan, enam di antaranya berasal
dari Depok, Jawa Barat, yang dimutasi ke Kabupaten Barito Utara. Pemeriksaan kesehatan CJH ini dilaksanakan di
Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (4/2).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, H Siswandoyo
mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan CJH Barito Utara tahap dua ini pada
intinya menjaga untuk sehat saat
melaksanakan ibadah.
“Kementerian Kesehatan menekankan untuk melakukan
pemeriksaan beberapa kali. Nanti ada lagi pemeriksaan untuk tahap ketiga kalinya.
Untuk tahap ketiga nanti, akan ada pemberian vaksin menengitis terhadap
jamaah,” jelas Siswandoyo.
Dikatakannya, vaksin meningitis ini wajib untuk semua
calon jamaah haji. Selain itu nantinya ada juga dilaksanakan tes kebugaran agar
para CJH nantinya bsa menjaga kebugaran fisik saat melakukan ibadah.
Pemeriksaan lanjutan, menurut Siswandoyo, guna melihat
kondisi kesehatan para CJH, seperti hipertensi, gula darah dan kemungkinan
penyakit lain. Hal tersebut guna menjaga kesehatan CJH agar nantinya dapat
berangkat dalam kondisi prima, hingga dapat menjalankan rukun haji dengan baik.
Sementara Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)
Dinas Kesehatan barut, Sampurna Murniaty, mengatakan, pemeriksaan kesehatan
yang dilaksanakan i yaitu pemeriksaan penunjang (darah diperiksa dilaboratorium),
pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan diminsia.
“Pemeriksaan dimensia ini sangat penting kita laksanakan.
Karena para jamaah yang usia tua, sering lupa. Sedang untuk vaksin meningitis akan
diberikan pada Maret mendatang,” katanya.
Pada pemeriksaan kesehatan CJH Barito Utara, pemberi
materi Kasi Survelan, Imunisasi dan Kesehatan Haji, Dinas Kesehatan Barito
Utara, H Basirun. (arh/foto: ist)
