PELAIHARI, banuapost.co.id– Sementara orang tua dan warga Kota Pelaihari tengah mengikuti anjuran pemerintah dalam menghadapi corona virus disease nine teen atau Covid-19, sekumpulan remaja malah mengadakan aksi balap liar.
Karena kekonyolan yang digelar Minggu (12/4) dini hari itulah, belasan sepeda motor dalam aksi balap liar itu dikandangkan di Mapolres Tala.
Penyergapan tim gabungan, Buser Satreskrim Polres Tala, berlangsung di dua titik. Titik pertama di kawasan Jl A Syairani atau komplek Perkantoran Pemkab Tala. Sedang lokasi kedua, RTH Kijang Mas Permai.
Dari jenis kendaraan yang digunakan sekerumunan remaja ini, rupanya tengah mengadakan uji nyali di arena balap liar drag race, sesuai setting kendaraan yang mereka jajal malam itu.
Tim Buser Satreskrim Polres Tala yang dipimpin Kanit Tipidter, langsung mengadakan penyergapan dan membuat beberapa pemuda berhamburan memacu kendaraannya untuk menjauhi lokasi. Petugas akhirnya berhasil mengamankan 16 unit motor dan belasan pemuda.
Setelah diperingati dan diberi hukuman ringan berupa push up, belasan pemuda itu diperbolehkan pulang. Namun sepeda motornya diamankan di Mapolres Tala untuk ditangani pihak satlantas.
Kasatlantas Polres Tala, AKP Taufikurrahman, saat dikonfirmasi membenarkan mengandangkan 16 unit motor yang diamankan tim Buser Satreskrim Polres Tala.
“Saat ini ada 16 unit motor yang digunakan pemuda dalam aksi balap liar dini hari tadi,” ujar AKP Taufikurrahman.
Motor-motor tersebut, menurut kasat, dikandang sampai pemiliknya membawa surat-menyurat kendaraan dan akan diproses seseuai ketentuan.
“Akan diproses, namun pemilik terlebih dahulu harus memperlihatkan surat-menyurat kendaraan,” tandas mantan Kapolsek Pelaihari itu. (zkl/foto: zul yunus)