BANJARBARU, banuapost.co.id– Antisipasi sektor pangan dalam membantu Pemrov Kalsel akan dampak pageblug virus mahkota, anggota TNI AU Lanud Syamsudin Noor, bercocok tanam.
Lahan kosong yang ada dimanfaatkan secara optimal dalam rangka menindaklanjuti instruksi KSAU untuk mendukung program pemerintah pusat menanggulangi dampak Covid-19 melalui program peningkatan ketahanan pangan nasional.
“Bercocok tanam ini sebagai antisipasi menghadapi krisis pangan akibat dampak pandemi Covid-19, terutama untuk personel Lanud Sjamsudin Noor beserta keluarganya,” jelas Danlanud Sjamsudin Noor, Kol Pnb M Taufiq Arasj, yang turut serta melakukan gerakan bercocok tanam, Jumat (17/4).
Bahkan dengan penyediaan pangan, lanjut danlanud, tidak hanya untuk anggota dan keluarga, melainkan untuk masyarakat Indonesia, khususnya daerah Kalsel.
Program ketahanan pangan, menurut Kol M Taufiq Arasj, tidak hanya dikhususkan ke personel TNI AU. Tapi masyarakat sekitar pun dapat memanfaatkan areal pekarangan rumah atau tempat tinggal masing-masing untuk dijadikan lahan yang produktif dengan menanam sayuran serta memelihara ayam dan ikan yang dapat dikonsumsi.
Meski demikian, diingatkan danlanud, seluruh personel Lanud Sjamsudin Noor agar tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Seperti physical distancing, wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan benar setelah melakukan berbagai macam kegiatan dan selalu berpola hidup sehat dengan rutin berolahraga, makan makanan yang bergizi.
“Serta harus dapat menjaga keluarga dan masyarakat di sekitar dari pandemi Covid-19, dengan tidak tertular maupun tidak menularkan,” tegas Kol Pnb M Taufiq Arasj. (yb/*/foto: ist)