PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Polda Kalteng gagas pertemuan dengan para tokoh setempat, untuk menggalang dukungan atas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai pageblug (wabah) Covid-19.
Pertemuan yang dipimpin langsung Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Ilham Salahudin, di Lobi Mapolda setempat, Selasa (7/4), sebagai salah satu sikap Polri untuk mengikutsertakan masyarakat dalam melawan Covid-19.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan gubernur, Asisten 1, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, kajati, Danrem 102/Panju Panjung, Ketua DPRD, tokoh adat, berlangsung sederhana namun penuh dengan semangat kebersamaan.
Tokoh Agama, dalam hal ini Ketua MUI Kalteng, KH. Anwar Isa, mengaku mendukung kebijakan pemerintah, seperti anjuran umat muslim melaksanakan kegiatan keagamaan, seperti Salat Jumat dilakukan di rumah masing-masing.
“Begitupun dengan kegiatan keagamaan lainnya yang berpotensi mengumpulkan banyak orang, untuk sementara ditiadakan,” imbaunya.
Sementara akademisi, diwakili Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) yang sekaligus Ketua Harian DAD, Andrie Elia, telah memberlakukan sistem belajar online guna mencegah penyebaran virus korona di lingkungan pendidikan.
“Langkah ini kami lakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di kalangan akademisi,” jelasnya.
Sedang Kapolda Kalteng, Irjen Pol Ilham Salahudin, kembali mengingatkan masyarakat Kalteng untuk bersama-sama memerangi virus korona dengan cara meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh aturan pemerintah.
“Dengan kesadaran dan kepatuhan, semoga Kalteng cepat terbebas dari wabah korona. Mari bersama-sama kita perangi pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (yb/din/foto: ist)