TANJUNG, banuapost.co.id– Tiga anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD), ditemukan tewas di kolam pemancingan di kelurahan Hikun RT 08, Kecamatan Tanjung, Tabalong, Senin (13/4).
Ketiga anak itu, Mal (9), Mas (10) dan Man (10), ditemukan warga mengambang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kapolres Tabalong, AKBP M Muchdori, yang diminta konfirmasinya, membenarkan tengah menangani kasus tewasnya tiga murid SD di sebuah kolam pemancingan.
“Ketiganya tenggelam di kolam saat bermain. Diduga ketiganya tidak bisa berenang,” ujarnya.
Ketiga korban ini, sambung kapolres, ditemukan sekitar pukul 15:20 Wita dalam keadaan mengapung di permukaan kolam.
Dari keterangan saksi, menurut Muchdori, salah satu korban pagi itu sekitar pukul 10:00 Wita sempat pamit ke orangtuanya untuk bermain dengan teman-temannya. Namun hingga selesai Salat Zuhur tidak kunjung pulang.
Karena itulah, orangtua korban berinisiatif menanyakan ke warga dan anak-anak di sekitar rumah akan keberadaan putranya yang sejak pergi tak pulang juga.
Selanjutnya oleh warga dijelaskan ada yang melihat ketiga korban bermain di dekat kolam pemancingan milik salah satu warga.
Kemudian para saksi dan warga mencari korban di sekitar kolam yang dimaksud. Dari pencarian, warga melihat ada baju yang mengambang di permukaan kolam.
“Ketiga korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, di permukaan kolam yang dalamnya sekitar 2 meter,” ujarnya.
Ketiga korban sudah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing. “Meski demikian kita tetap akan menyelidiki kejadian ini lebih lanjut,” kata kapolres. (sal/foto: ist)