BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jelang lebaran 1441 H, Bank Kalsel memprediksi kebutuhan dana yang harus disediakan mencapai Rp 800 miliar.
Dana tersebut diperuntukkan untuk pembayaran surat perintah pencairan dana (SP2D) sebesar Rp 200 miliar, pembayaran THR PNS dan pembayaran lainnya sebesar Rp 300 miliar dan cover penarikan dana nasabah dan sebagainya sebesar Rp 300 miliar.
“Proyeksi cash in kami totalnya masih mencapai lebih Rp1,64 triliun. Rincianya, dana kelolaan sebesar Rp1,48 triliun, dana transfer pusat Rp 74 miliar dan dana masuk lainnya sebesar Rp 84 miliar,” ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Rabu (20/5).
Jika melihat proyeksi cash in dibandingkan dengan prediksi kebutuhan masyarakat yang hanya sebesar Rp 800 miliar, lanjut Agus, maka Bank Kalsel optimis bisa mengcovernya.
Apalagi jika berkaca pada 2 tahun terakhir. Nominal kas keluar Bank Kalsel selama lebaran, masih di bawah total cash in yang tersedia di 2020 ini.
Untuk 2018 lalu hanya sebesar Rp 104,84 miliar dan 2019 hanya mencapai Rp 274,53 miliar. Posisi kas gabungan sendiri hingga 18 Mei 2020 lalu, tercatat sebesar lebih Rp 393 miliar.
“Rincianya, Rp 333 miliar berupa kas fisik di khasanah, dan sisanya di fisik kas ATM sebesar Rp 60 miliar. Dengan jumlah tersebut, kami optimis masih dapat mengcover keperluan penarikan uang cash di masyarakat selama momen Lebaran,” tandas Agus.
Selain untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, sambung Agus, Bank Kalsel telah meningkatkan limit transaksi melalui mesin ATM menjadi Tabungan Simpeda hingga Rp 10 juta dan Tabungan Banua hingga Rp 15 juta.
“Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan layanan digital Bank Kalsel, baik melalui ATM, ADM, SMS Banking, maupun Mobile Banking,” imbuh Agus.
Dengan inovasi yang dilakukan ini, menurut Agus, kian memudahkan nasabah untuk mengakses layanan Bank Kalsel selama libur lebaran ini.
Diingatkan Agus, jika ada kendala dalam bertransaksi, dapat menghubungi Call Center Bank Kalsel di No: 0800 1122 000.
“Komitmen kami agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan transaksi dengan mudah dari rumah melalui layanan dan fasilitas digital yang kami sediakan,” tegas Agus.(ham/foto: hamdiah)