BANJARBARU, banuapost.co.id– Bertambah 34 yang terkonfimasi positif terinfenksi virus korona sepanjang Senin (18/4), Covid-19 Kalsel terakumulasi sebanyak 438 kasus.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, penambahan kasus positif berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 6 orang, 25 hasil tracing serta 3 pasien meninggal dunia.
“Enam orang yang tadinya PDP dirawat di RSUD Ulin sebanyak 2 pasien asal Kota Banjarmasin. Sementara di RSUD M Ansari Saleh, ada 4 pasien, tiga di antaranya juga warga Kota Banjarmasin, dan satu warga lainnya asal Batola,” jelas Jubir TGTP2 Covid-19 Kalsel, HM Muslim.
Selanjutnya, sambung Kadinkes Kalsel itu, 25 hasil tracing berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 5 orang, Kabupaten Kotabaru 3 dan serta Kabupaten Tanah Laut 17 orang.
Menurut Muslim, jumlah 438 kasus itu, yang dirawat intensif di berbagai rumah sakit sebanyak 76 orang, karantina khusus 244 orang, sembuh 73 orang, serta meninggal dunia sebanyak 45 orang.
Sedang jumlah PDP, tak ditampik Muslim juga mengalami penambahan sebanyak 7 orang. Mereka berasal dari di RSUD Ulin sebanyak 2 orang, RS Ratu Zaleha Martapura 3 orang, Rumah Sakit Sultan Suriansyah dan RSUD M Ansari Saleh, masing-masing satu 1 orang.
“Lalu ada 1 PDP yang meninggal dunia. Sebelumnya dirawat di RS Idaman Banjarbaru,” imbuh Muslim.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), ada pengurangan sebanyak 6 orang. Sebelumnya 983, kini hanya 977 ODP.
“ODP masih didominasi Kota Banjarmasin sebanyak 484, disusul Tanah Bumbu 280, Banjar 82, Tanah Laut 36, Kota Banjarbaru 20, HSS 18, Barito Kuala 15, HSU dan Kotabaru masing-masing 8 ODP, Tabalong dan Tapin, masing-masing 7 ODP, serta HST dan Balangan masing-masing 6 ODP,” papar Muslim. (emy/foto: ist)