TANJUNG, banuapost.co.id– Kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Tabalong kembali bertambah. Kali ini korban virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, menginfeksi ibu dan bayinya.
Penambahan kasus positif baru virus korona ini diketahui dari data tim GTP2 Covid-19 Kalsel per Selasa (16/6) pukul 16:00 Wita.
“Dua tambahan kasus positif baru di Tabalong ini, seorang ibu dan bayinya yang baru saja lahir,” jelas juru bicara TGTP2 Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie.
Kedua korban, lanjut dr Taufiq, merupakan warga Desa Bongkang, Kecamatan Haruai. Si ibu berusia 33 tahun, sedang bayinya jenis kelamin perempuan berusia 1 hari.
Sebelumnya, ibu muda itu berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.
Dengan tambahan dua positif baru ini, Covid-19 Tabalong terakumulasi menjadi 27 kasus. 18 di antaranya dalam perawatan, sembuh 7 orang dan inna lillahi 2 kasus.
Mereka yang masih dalam perawatan, menurut dr Taufiq, 1 dirawat di RS Hasan Basri Kandangan, 3 di RSUD Ulin, 11 di pusat isolasi RS Tanjung, 3 karantina mandiri.
“Dengan adanya penambahan kasus ini, kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selalu memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” imbaunya.
Sementara ODP di Tabalong, lanjut dr Taufiq, ada 33 yang dipantau di delapan kecamatan. Sedang PDP ada 7 yang diawasi di empat kecamatan. (sal/foto: ist)