BANJARMASIN, banuapost.co.id– Diterapkan penegakan disiplin (gakplin) protokol kesehatan di 58 titik di Kota Banjarmasin, ternyata ikut berimbas pada pencari nafkah.
Pasalnya, tidak sedikit warga yang merasa ketakutan dengan kehadiran petugas keamanan, baik itu TNI maupun Polri.
Seperti pengakuan Ana, salah satu pedagang di Pasar Binjai, Banjarmasin Timur. Dengan adanya penegakan disiplin yang dijaga beberapa aparat, membuat penjualannya sepi dari biasanya.
Bahkan menurut Ana, pendapatanya hampir 50 persen berkurang. Selain karena situasi pandemi Covid-19, warga juga merasa takut ke pasar, apalagi melihat para petugas yang sedang berjaga.
Seperti gayung bersambut. Kondisi ini pun juga dirasakan Titin. Salah satu pelanggan di Pasar Binjai ini, awalnya juga merasa takut melihat para aparat sedang berjaga.
Namun setelahnya tidak takut lagi karena para petugas hanya akan menegur untuk mereka yang tidak menggunakan masker.
“Harus kita sadari, petugas menegur itu demi kebaikan bersama agar aman,” ujar Titin.
Sementara menurut Sertu Kuswara, salah satu anggota Babinsa, sejak diterapkannya penegakan disiplin protokol kesehatan tidak ada yang tidak menggunakan masker saat ke pasar.
Sedang para aparat yang berjaga di Pasar Binjai, selalu mengingatkan para pengunjung dan pedagang agar selalu menggunakan masker.
“Salama ini kita hanya melakukan teguran yang bersifat persuasif. Untuk yang melanggar, seperti tidak menggunakan masker ke pasar, maka akan diminta kembali pulang untuk menggunakan masker,” jelas Sertu Kuswara.
Jadi mengenai pandangan masyarakat dengan keberadaan petugas gakplin, sambung Sertu Kuswara, hanya perasaan yang sama sekali tidak ada dasarnya.
“Penegakan disiplin untuk potokol kesehatan ini, hanya berupa teguran yang sifat persuasif,” tegas Sertu Kuswara.
Sebab tanpa kedisiplinan warga atau masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, lanjut Sertu Kuswara, pandemi Covid-19 ini akan semakin panjang juga berakhirnya.
“Padahal sudah bukan menjadi rahasia umum, akibat penyebaran virus korona ini, berdampak ke berbagai sektor, terutama perekonomian masyarakat itu sendiri,” jelasnya. (ham/foto: hamdiah)