BANJARMASIN, banuapost.co.id– Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dipertahankan Pemprov Kalsel untuk yang ke-7 kalinya atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2019 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.
Prestasi ini disampaikan anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Azis, dengan disaksikan Auditor Utama Keuangan Negara VI, Dr Dori Santosa, dalam rapat secara virtual di Gedung DPRD Kalsel, Kamis (18/6).
Rapat dengan manfaatkan teknologi tersebut, disaksikan Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, di dampingi wakil ketua M Syaripuddin, dan juga dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
Menurut Prof Harry, keberhasilan Pemprov Kalsel mempertahankan predikat opini WTP untuk ke-7 kalinya merupakan kualitas laporan keuangan yang makin membaik.
“Hal ini tentunya karena sinergi yang baik antara pimpinan dan jajaran Pemprov Kalsel serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPK yang tidak hentinya memberikan arahan,” katanya.
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengucap syukur atas predikat WTP yang kembali diraih.
“Alhamdulillah, harapan meraih WTP ternyata sesuai dengan kenyataan. Kita meraih WTP yang ke-7 h kalinya secara berturut-turut,” tandas Paman Birin, sapaan familiarnya.
Menurut gubernur, WTP itu penting dan sangat berarti. Karena mencerminkan tata pengelola keuangan yang tertib, rapi dan sesuai aturan.
“Ini juga merupakan salah satu misi pembangunan Kalsel 2016-2021, yaitu mewujudkan tata kelola yang profesional dan berorientasi pada pelayan publik,” imbuhnya.
Gubernur berharap, pencapaian predikat WTP yang ke-tujuh kalinya secara berturut, akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemrov Kalsel terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah di tiap-tiap SKPD. (ham/foto: hamdiah)