KOTABARU, banuapost.co.id– Semangat kebersamaan tim gugus Covid19 Desa Megasari, Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru, patut mendapatkan apresiasi.
Desa yang berpenduduk lebih kurang 1.000 jiwa, menangkal penyebaran virus korona secara mandiri, dengan melibatkan tiga pilar, Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa.
Bahkan ketiga pilar ini sepakat memberi julukan desanya menjadi Kampung Tangguh Banua, (bersih, aman,nyaman, unggul, sejahtera).
Timbulnya julukan baru di tengah pandemik Covid-19, semata-mata dalam bentuk keseriusan warga dalam mencegah, mengawal dan mengawasi pandemi Covid-19.
Setiap warga atau pendatang, harus melewati portal yang merupakan pintu utama masuk perkampungan. Selain pemeriksaan suhu tubuh, juga diwajibkan menggunakan masker sebelum masuk ke desa.
Kesiapan mengantisipasi virus korona ini dilakukan dengan cara swadaya dengan telah disiapkannya ruangan isolasi mandiri atau karantina.
Peluncuran Kampung Tangguh Banua ini, disaksikan Kasat Binmas Polres Kotabaru, AKP Rosadi, Kapolsek Iptu Yacob Sihasale, Camat Khairil Fajri, serta Danramil Pulau Laut Utara.
Kepala Desa Megasari Ali Mukdin mengapresiasi julukan baru yang melambangkan keseriusan warga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Karena keinginan warga, sehingga semua pembiayaannya 90 persen bersumber dari swadaya warga,” ujar kades. (her/foto: ist)