JAKARTA, banuapost.co.id– Kesehatan adalah kebutuhan dasar rakyat, dan pemenuhannya dijamin negara. Karena itu pembangunan di bidang kesehatan, harus diarahkan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh rakyat Indonesia.
“Persoalan kesehatan ini sudah jelas diamanatkan dalam konstitusi kita. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus menyediakan pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau seluruh rakyat,” ujar Ketua DPR-RI, Dr (HC) Puan Maharani.
Puan menyampaikan itu saat memberikan keynote speech dalam acara Webinar ke-4 Peringatan Bulan Bung Karno, Selas (30/6). Acara ini mengusung tema: ‘Politik Kesehatan Berdikari’, yang diadakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDI Perjuangan.
Wujud nyata dari komitmen itu, sambung cucu pendiri bangsa yang juga Presiden RI pertama, Ir Soekarno, salah satunya dalam memanfaatkan alokasi anggaran kesehatan yang efektif bagi pembangunan kesehatan Indonesia.
Menurut peretas sejarah wanita pertama Ketua DPR-RI itu. sebagai kebijakan politik untuk membangun kekuatan nasional di bidang kesehatan, perlu diarahkan untuk memperkuat dan mempertajam kebijakan-kebijakan nasional, seperti fasilitas kesehatan yang dapat diakses masyarakat.
Diingatkan Puan, kekuatan nasional di bidang kesehatan juga sangat ditentukan kemampuan riset, inovasi dan industri nasional dalam memenuhi peralatan kesehatan, farmasi, obat-obatan, APD, serta sarana dan prasarana kesehatan lainnya.
“Pemerintah perlu menetapkan kebijakan yang sinergi antara bidang kesehatan, industri, dan BUMN, untuk membuat program percepatan pengembangan industri bidang kesehatan dalam memenuhi kebutuhan nasional,” imbuhnya.
Begitupun dengan DPR dalam menjalankan fungsi anggaran-nya, ikut mencermati dan mempertajam kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan yang mencapai 5 persen dari APBN.
“Khususnya untuk memastikan rakyat, baik yang mampu dan tidak mampu, seluruhnya mendapatkan pelayanan kesehatan,” ucapnya.
Pembicara lain dalam webinar ini, Menteri Kesehatan, Terawan Agus, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, dan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. (yb/b2n/foto: ist)