JAKARTA, banuapost.co.id– Bertambah lagi 1.082 orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona yang dilaporkan 21 provinsi sepanjang Senin (29/6) hingga pukul 12:00 WIB. Menyebabkan Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 55.092 kasus.
Meski demikian, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh untuk sementara ini mencapai 23.800, setelah ada tambahan 864 orang.
“Sedang jumlah pasien meninggal dunia, juga bertambah 51, sehingga tercatat sebanyak 2.805 kasus,” ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube BNPB, Senin (29/6) sore.
Sebelumnya, Minggu (28/6), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 54.010, dengan 22.936 di antaranya sembuh, dan 2.754 meninggal.
“Kita harus meyakini, wabah ini masih ada. Oleh karena itu, masih bersama-sama protokol kesehatan tetap kita jalankan sebaik-baiknya, di antaranya menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan air yang mengalir,” kata Yuri, sapaan Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI itu.
Sebagaimana dilansir dari situs covid19.go.id, 13 provinsi yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru: Aceh, Bengkulu, DI Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Lampung, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat dan Gorontalo
Berikut sebaran 1.082 kasus baru yang dilaporkan 21 provinsi: Jawa Timur: 297, Jawa Tengah: 198, Sulawesi Selatan: 188, DKI Jakarta: 125, Kalimantan Tengah: 47, Jawa Barat: 45, Kalimantan Selatan: 39, Bali: 30 kasus.

Kemudian Sulawesi Utara: 25, Sumatera Selatan: 23, Maluku: 15, Nusa Tenggara Barat: 14, Sumatera Utara: 13, Kalimantan Timur: 7, Bangka Belitung: 3, Kalimantan Utara: 3, Papua: 3, Banten, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara dan Riau, mamsing-masing dengan 2 kasus. Sementara Papua Barat: 1 kasus.
Sedang data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus korona, ada 13.335 PDP yang diawasi, dan 41.605 ODP yang dipantau.
“Kita masih ketat melakukan pemantauan terhadap 41.605 orang dan pengawasan terhadap PDP sebanyak 13.335 orang,” tandas Yuri. (yb/foto: ist)