BANJARBARU, banuapost.co.id– Berseri-seri, setidaknya 3 kali, diterapkanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin, ternyata kurva pasien positif Covid-19 bukan melandai. Sebaliknya, kian ’melambai-lambai’.
Seperti contoh hari ini, Senin (29/6), dari 39 kasus baru hingga Covid-19 Kalsel kian membengkak menjadi 3.042 kasus, Banjarmasin berkontribusi dengan 23 positif baru.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, setelah Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut 6 kasus, Banjar dan Tapin masing-masing 3 kasus baru.
Sedang kabupaten yang terkenal dangan kuliner apamnya, HST, Tabalong, Tanah Bumbu dan Banjarbaru, masing-masing 1 kasus baru.
Dari seluruh kasus, sebanyak 2.117 orang merupakan pasien positif yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kalsel. Kemudian, ada pula pasien positif tanpa gejala atau bergejala ringan yang menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri.
Sementara jumlah yang sembuh, kini sebanyak 739 orang. Ada tambahan 14 orang sembuh hari ini. Mereka sebelumnya menjalani isolasi mandiri.
Sebanyak 10 orang dari Banjarmasin, dan 2 orang di Kabupaten Banjar, serta di Tanah Laut dan Banjarbaru masing-masing 1 orang.
Sedang yang meninggal dunia, bertambah 4 orang. Ke-4 kasus berasal dari Banjarmasin yang meninggal dunia saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) pada 14, 17 dan 22 Juni. Namun hasil uji swabnya baru diketahui dan hasilnya positif.
Sementara jumlah PDP terbaru, sebanyak 320 orang yang diawasi, kemudian ODP sebanyak 743 orang dalam pemantauan. (emy/foto: ist)