BANJARBARU, bauapost.co.id– Tambah lagi 66 pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona sepanjang Jumat (19/6). Andil enam wilayah dari 13 kabupaten dan kota itu, menyebabkan Covid-19 Kalsel kian ‘bengkak’, 2.392 kasus.
Menurut Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TBTP2) Covid-19 Kalsel, tambahan 66 kasus baru terdiri dari 57 orang hasil tracing petugas dan hasil uji swabnya positif.
Mereka, 34 orang dari Balangan, 10 dari Banjarbaru, 6 Kota Banjarmasin, masing-masing 3 dari Tanah Bumbu dan Banjar, serta 1 orang dari Kotabaru.
“Sedang sembilan lainnya, dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang hasil uji swabnya juga positif. 5 PDP di RSUD Idaman asal Banjarbaru, tiga PDP warga Tanah Laut di RSUD Boeyasin, dan satu PDP warga HSS di RSUD Hasan Basry,” jelas Juru Bicara TGTP2 Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Dari seluruh yang terkonfirmasi positif, lanjut Muslim, 1.874 orang dirawat. 513 di antaranya pasien positif dengan gejala klinis yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kalsel. Selebihnya pasien positif tanpa gejala yang menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri.
Kemudian yang sembuh bertambah 15 orang. Mereka sebelumnya 10 orang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Hasan Basry Kandangan 3 orang dan 2 di RS Bhayangkara Banjarmasin. Sehingga kini, jumlah yang sembuh sebanyak 366 orang.
Sementara angka yang meninggal dunia, bertambah dua orang, hingga menjadi 152 orang. Dua orang ini, meninggal dunia saat berstatus PDP.
Satu orang meninggal dunia pada 6 Juni lalu asal Tanah Laut. Namun hasil uji swabnya baru diketahui positif pada 17 Juni lalu.
“Sedang satu lagi, PDP asal HSS yang meninggal dunia pada 11 Juni lalu, namun hasil uji swabnya baru diketahui positif hari ini,” ujar Muslim.
Selanjutnya jumlah PDP terbaru di Kalsel, sebanyak 270 orang diawasi. Sedang ODP, sebanyak 851 orang yang dipantau. (emy/foto: ist)