BATULICIN, banuapost.co.id– Dinas Perhubungan Tanah Bumbu menggelar seminar Terminator Road Safety secara virtual. Kegaitan yang dihelat di ruang Rapat BPBD setempat, Rabu (22/7), dihadiri Bupati H Sudian Noor.
Diseminarkannya alat pengingat kecepatan pengemudi ini, karena Indonesia berada di peringkat ketiga dunia sebagai penyumbang kematian akibat kecelakaan lalulintas.
Di samping itu dalam kampanye keselamatan berlalu lintas, sebagaimana data WHO, dalam setiap 24 detik 1 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya.
Penyebab kecelakaan yang sering terjadi, selain tingginya pengguna jalan, juga karena kendaraan yang melebihi batas kecepatan.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Putu Wisnu Wardhana, sebagai alat pengingat kecepatan, akan berfungsi disaat pengemudi telah memacu kendaraan pada batas 60 kilometer per jam.
“Dengan melebihi kecepatan itu maka akan terdengar suara rekaman orang tertentu. Misalnya suara rekaman anak sendiri yang mengingatkan orangtuanya agar mengurangi kecepatannya saat berkendara,” jelas Wisnu.
Dijelaskan Wisnu, inovasi sebagai proyek perubahan seminar nasional Kementerian Perhubungan tersebut, bertujuan meminimalisir fatalitas kecelakaan. Sehingga turut menjadi pengendalian dalam arus transportasi.
Karea itu tindak lanjut ke depan, kadishub akan mengusulkan kebijakan nasional tentang pembatasan kecepatan kendaraan pada wilayah tertentu, seperti wilayah perkotaan yang diijinkan berkendara maksimal 40 kilometer per jam.
“Sehingga dapat diimplementasikan para pengguna jalan demi mewujudkan zero accident atau nihil kecelakaan,” imbuhnya. (jack/foto: ist)