BANJARBARU, banuapost.co.id– Sembilan kabupaten dan dua kota di Kalsel, menjadi sumber kebengkalaan sehingga Covid-19 di provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini terakumulasi menjadi 4.938 orang. Jumlah itu setelah ada tambahan 109 kasus baru sepanjang Ahad (19/7).
Berdasarkan data TGTP2 Covid-19 Kalsel, tambahan 109 kasus baru itu, 49 orang dari Kota Banjarmasin. Kemudian Tapin 20, Banjarbaru 11, HSS 8, Balangan 6, Banjar 4 orang.
Disusul Tanah Bumbu dan Barito Kuala, masing-masing 3, Tabalong serta Tanah Laut masing-masing 2, serta HST 1 orang.
Dari total 4.938 orang, 2.957 di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit. Serta ada pula yang menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri.
Sedangkan jumlah yang sembuh, kini sebanyak 1.735, setelah ada tambahan 27 orang. Tambahan itu berasal dari Karantina Khusus Bapelkes Banjarbaru 5 orang, Asrama Haji 3, dan Tanah Bumbu 5. Kemudian isolasi mandiri di Kabupaten Banjar 10, dan di Kota Banjarmasin 4 orang
“Angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel saat ini sudah mencapai 35,14 persen,” jelas Juru Bicara TGTP2 Covid19 Kalsel, M Muslim.
Sementara jumlah yang meninggal dunia, bertambah 3 orang. Ketiganya wafat saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun hasil uji swabnya baru diketahui positif.
Ke-3 warga yang meninggal, 1 asal Kabupaten Banjar, 14 Juli lalu. Selanjutnya 2 orang asal Banjarbaru yang meninggal dunia pada 7 dan 17 Juli lalu.
“Dengan tambahan tiga orang itu, maka saat ini jumlah yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 246 orang. Atau 4,98 persen dari seluruh kasus,” ujar Muslim.
Sedang suspek korona, baik yang dipantau maupun yang diawasi ada sebanyak 1.154 orang.
Sementara dari 13 kabupaten-kota di Kalsel, kasus terbanyak masih didominasi Kota Banjarmasin. Tercatat ada sebanyak 1.916 kasus.
Dari total itu, 1.392 di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit atau menjalani karantina khusus dan isolasi mandiri. Kemudian 451 orang sembuh dan 136 innalillahi. (emy/foto: ist)